
Semesta bergetar. Semenjak Mars melamar Venus. :)

Semesta bergetar. Semenjak Mars melamar Venus. :)
(Source: jessicadnn, via zarryhendrik)
Karena kamu, aku ingin mencintai lebih lama dari yang sering orang katakan selamanya.
Ingin menulis namamu di atas pasir. Tapi aku tak kuat, ombak ingin sekali menghapusnya.
*mulai kesal*.
Ingin kutendang sekuat-kuatnya ombak itu, pergi menjauh.. percuma.
Ombak dengan mudah menghapusnya .di atas pasir itu masih ada namamu, samar terlihat, mungkin hanya aku yang bisa membacanya.
Ombak datang dan kembali menghapusnya perlahan.
Aku sadar dalam sesalku. Sepertinya ombak bukan ingin menghapus namamu, Mungkin dia hanya ingin mengenalkanmu ke seluruh lautan.
kamu harus merasakan menjadi aku agar kamu bisa tau rasanya bersama kamu.
Aku mencintai Tuhan . Tuhan mencintai Aku .karena Tuhan ialah cinta itu sendiri ,cahaya yang selalu membuat ingin berbuat baik
Kamu percaya Tuhan ? Dia jauh tapi Dia juga sangat dengan dengan urat nadimu. Percayalah, maka kau pantas dipercayai.
okehh ..
rasanya gue malu-malu nih mau nge-blog lagi . soalnya udah jadi blogger murtad yang “SANGAT JARANG” nge post lagi disini .
dengan kerendahan hati gue yang memang udah rendah .
“SAYA MINTA MAAF”
(mumpung lagi Tahun baru)
terlalu formal yah ?
oke . intinya gue cuma mau dibolehin untuk terus leluasa di tempat ini .
menuliskan semua yang bisa gue tulis . menulikan semua yang bisa gue lukis .
ehh . udah pada Tahun baru yah ..
Selamat Tahun baru aja deh .

Ampuni aku Tuhan, bila karena cinta dia aku sering tidak pandai bersyukur atas pemberianMu.
Jangan menangis hanya untuk dilihat orang, tetapi menangislah untuk lebih jelas melihat diri sendiri.